CINTA DAN BENCI
-Gilang Ramadan-
Terkadang benci
Berevolusi menjadi cinta
Mengubah rasa, menjadi nada-nada asmara
Terkadang benci
Tak bisa kau pahami
Bahwa yang dikatakan oleh hati
Bukan tak pernah mau perduli
Wahai kau wanita yang ku puja
Pahamilah, kata dari sekian nada berirama
Kerasnya batu, mengalah pada setetes air
bukan berarti dia lemah
Namun dia tahu
Untuk menjadi indah
Butuh hati yang berserah

No comments:
Post a Comment